Bupati Subang Tegaskan Integritas UPZ,  Zakat Harus Tepat Sasaran dan Transparan

Bupati Subang Tegaskan Integritas UPZ,  Zakat Harus Tepat Sasaran dan Transparan. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan bahwa amanah dan integritas merupakan fondasi utama bagi para petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Menurutnya, UPZ bukan sekadar perpanjangan tangan lembaga, melainkan garda terdepan dalam memastikan zakat, infak, dan sedekah benar-benar memberi dampak nyata.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus UPZ BAZNAS Kabupaten Subang yang digelar di Aula Oman Syahroni, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Tebarkan Kebaikan, Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah” sebagai penegasan misi sosial dan keumatan yang diemban para pengurus.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, serta unsur Forkopimda yang mewakili, menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan sistem pengelolaan zakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa sebanyak 313 pengurus UPZ dari tingkat OPD, kecamatan, hingga desa resmi dikukuhkan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar pengurus untuk mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Subang.

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Subang dengan simbolisasi pemakaian rompi kepada perwakilan pengurus UPZ. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya amanah besar para pengurus dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah secara profesional dan bertanggung jawab di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Kang Rey, sapaan akrab Bupati Subang menyampaikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Subang atas konsistensinya membangun sistem pengelolaan zakat yang terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan. Ia menilai pengukuhan UPZ hingga tingkat kecamatan dan desa sebagai langkah strategis untuk menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran.

Menurutnya, keberadaan UPZ merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus penguat visi Kabupaten Subang yang religius. Nilai-nilai keislaman, kata dia, tidak berhenti pada ibadah personal, tetapi harus tercermin dalam praktik sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *