JAKARTA, BuletinJabar.com – PT Dahana resmi menerima Design Approval Type Certificate (TC) untuk Bomb BNT-250 sekaligus Sertifikat Defence Production Facility dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan (Puslaik Kemhan). Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di kantor Puslaik Kemhan pada Jumat (20/2/2026), menandai capaian penting dalam penguatan industri pertahanan dalam negeri.
Acara penyerahan dihadiri oleh Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana Yusep Nugraha Rubani beserta jajaran manajemen, serta pejabat Puslaik Kemhan. Turut hadir Kepala Puslaik Kemhan Marsma TNI Catur Martowo Aji, M.Eng, Kabidlaik Udara Kol. Tek BRP Sianturi, MBA, dan para Perwira Kelaikan Udara.
Penyerahan Type Certificate Bomb BNT-250 menjadi bukti bahwa bom hasil pengembangan kerja sama antara PT Dahana, Dislitbangau, dan PT Sari Bahari telah melewati seluruh tahapan sertifikasi secara komprehensif. Proses tersebut mencakup verifikasi dokumen dan lapangan, mulai dari evaluasi desain, analisis teknis, hingga witnessing pada uji operasional. Berdasarkan hasil tersebut, bom BNT-250 dinyatakan telah lolos sertifikasi dan siap digunakan oleh pengguna, khususnya TNI Angkatan Udara.
Tak hanya itu, PT Dahana juga menerima Sertifikat Defence Production Facility yang menyatakan bahwa fasilitas produksi bom milik perusahaan telah memenuhi standar kelaikan yang ditetapkan Puslaik Kemhan. Sertifikasi ini mencakup fasilitas produksi bom P-Series (P-100L, P-250L, P-500L) serta fasilitas produksi bom BNT-250, yang telah diverifikasi melalui pemeriksaan dokumen dan lapangan. Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek, seperti peralatan, sumber daya manusia, keselamatan kerja, serta sistem pendukung lainnya.
Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi indikator kesiapan perusahaan dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.
“Sertifikasi ini menegaskan bahwa Bom BNT-250 dan fasilitas produksi PT Dahana telah memenuhi standar kelaikan Kementerian Pertahanan. PT Dahana siap mendukung produksi massal guna memenuhi kebutuhan alutsista nasional, khususnya TNI Angkatan Udara,” ungkap Yusep.
Sertifikat fasilitas produksi tersebut merupakan bagian dari proses sertifikasi berkala yang dilakukan setiap tahun oleh Puslaik Kemhan guna memastikan kesiapan fasilitas produksi pertahanan senantiasa memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertahanan.
Melalui capaian ini, PT Dahana kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas, keselamatan, serta kesiapan produksi dalam rangka mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.






