Tol Cipali–Patimban Dikebut, Bupati Subang Tekankan Manfaat Ekonomi Daerah

Tol Cipali–Patimban Dikebut, Bupati Subang Tekankan Manfaat Ekonomi Daerah. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menerima audiensi dari PT Subang Sejahtera di Ruang Rapat Bupati 1, Setda Kabupaten Subang, Selasa (24/02/2025). Pertemuan tersebut membahas perkembangan proyek strategis nasional Tol Akses Cipali–Patimban sekaligus peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam konsorsium pengelola proyek.

Direktur Utama PT Jasamarga Akses Patimban (JAP), Victor Nazarenko Mahandre, menjelaskan bahwa JAP merupakan bagian dari konsorsium yang melibatkan BUMN, BUMD, termasuk PT Subang Sejahtera serta pihak swasta.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, konsorsium tersebut memiliki enam pemegang saham dengan dinamika perubahan komposisi kepemilikan. Saat ini, PT Subang Sejahtera memegang porsi saham sebesar 5 persen.Victor juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2025, proyek Tol Akses Patimban resmi memasuki masa konsesi selama 50 tahun ke depan. Ia menegaskan, dana pembebasan lahan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) senilai Rp1,5 triliun sepenuhnya bukan berasal dari Pemerintah.

Tol Akses Patimban ruas Utara–Selatan dirancang menghubungkan Jalan Tol Cipali dengan Pelabuhan Patimban sepanjang kurang lebih 37 kilometer. Pembangunan dilakukan bertahap dalam beberapa zona. Untuk zona merah di sisi utara, pengerjaan dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Kementerian PUPR.

Proyek ini ditargetkan rampung pada kuartal II tahun 2027, seiring selesainya paket pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Subang Sejahtera, Dra. Nenden Setiawati, M.Si., berharap Jasamarga dapat mendorong kontraktor yang terlibat agar menjalin kerja sama dengan BUMD, baik dalam penyediaan material maupun kebutuhan pendukung lainnya. Ia juga meminta adanya pembahasan lanjutan terkait arah konsorsium agar manfaat proyek semakin dirasakan oleh daerah.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung proyek strategis nasional, khususnya pembangunan Tol Akses Cipali–Patimban. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila kebijakan pembatasan jam operasional kendaraan besar yang diterapkannya berdampak pada kelancaran distribusi dan aktivitas proyek.

“Untuk hal lain, kita dukung, Pemda mensupport apa yang diinginkan, Target 2027 Tol Cipali Patimban harus udah selesai” jelasnya.

Menurut Kang Rey, keberadaan tol tersebut diharapkan menjadi magnet investasi baru di Kabupaten Subang serta memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai optimalisasi Pelabuhan Patimban harus diiringi dengan konektivitas terintegrasi ke kawasan pengembangan seperti Subang Smartpolitan dan Wahana Patimban.

“Saya mohon dukungan untuk BUMD kami yaitu SS (Subang Sejahtera) agar bisa dilibatkan” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *