SUBANG, BuletinJabar.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menggelar Pameran Pendidikan dengan tema “Sinergi Karya Untuk Pendidikan Subang Bermutu” yang berlangsung meriah di Alun-alun Subang, Selasa (2/6/2026). Acara ini menjadi panggung unjuk inovasi sekaligus bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada masyarakat mengenai capaian mutu pendidikan di Kabupaten Subang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menjelaskan bahwa momentum acara puncak ini sengaja digelar pasca-kesibukan agenda Hardiknas pada awal Mei lalu. Pameran ini dirancang sebagai wadah transparansi bagi masyarakat luas untuk melihat potret nyata proses pembelajaran anak didik di wilayah Subang.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Hardiknas ya, tanggal 2 Mei. Karena berbagai kesibukan dan sebagainya, jadi pada puncaknya hari ini kita laksanakan dengan pameran pendidikan beserta nanti malam Malam Anugerah Pendidikan,” ujar Heri Sopandi saat diwawancarai di lokasi oleh BuletinJabar.com.
“Pameran ini bertujuan bukan sekadar memamerkan stan-stan hasil pendidikan ya, tapi ada yang lebih mendalam lagi, yaitu tadi saya katakan bahwa ini akuntabilitas publik. Biar publik mengetahui bahwa inilah hasil dari proses pembelajaran anak-anak di Kabupaten Subang dengan hasil tingkat kejuaraan internasional, nasional, kemudian tingkat Jawa Barat, dan di tingkat kabupaten,” tambah Heri.
Heri Sopandi menjelaskan, pertanggungjawaban kepada publik ini menjadi bukti bahwa instansi pendidikan di Kabupaten Subang selalu senantiasa berupaya bergerak dinamis demi mencapai tujuan pendidikan yang membahagiakan serta meraih prestasi yang mulia.
Eksibisi Inovasi Sekolah dan Capaian Global
Senada dengan Kadisdikbud, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Disdikbud Subang, Iwan Achmad Setiawan, memaparkan secara rinci mengenai teknis pelaksanaan pameran. Pameran yang baru pertama kali diadakan pada tahun ini merangkul puluhan satuan pendidikan formal dari berbagai tingkatan, mulai dari tingkat usia dini hingga menengah pertama, termasuk sekolah swasta berasrama (boarding school) yang memiliki rekam jejak kejuaraan global.
“Tujuannya yaitu untuk menampilkan beberapa inovasi atau prestasi mereka masing-masing dari sekolah SMP, SD, dan TK. Ini baru kali ini kita mengadakan tahun ini gitu,” jelas Iwan.






