SUBANG, BuletinJabar.com – PT Suryacipta Swadaya, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), resmi memulai pembangunan Smartpolitan Building di kawasan Subang Smartpolitan. Gedung ini akan menjadi pusat ekosistem bisnis terpadu yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional tenant sekaligus memperkuat daya saing kawasan industri modern yang berkelanjutan.
Pembangunan Smartpolitan Building dilakukan seiring meningkatnya aktivitas dan ekspansi operasional para tenant yang bergerak menuju era manufaktur berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan infrastruktur cerdas dan layanan yang semakin adaptif guna menunjang efisiensi serta produktivitas kawasan industri.
Langkah ini juga menjadi respons terhadap perubahan rantai pasok global yang kini menuntut efisiensi operasional tinggi dan kepatuhan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebagai bagian dari komitmen terhadap target Net Zero di sektor industri, operasional Smartpolitan Building nantinya akan didukung oleh instalasi panel surya di atap bangunan.
Integrasi energi terbarukan tersebut diharapkan menjadi bagian penting dari penerapan konsep infrastruktur modern yang ramah lingkungan di Subang Smartpolitan.
Dalam acara groundbreaking, Johannes Suriadjaja menegaskan bahwa Smartpolitan Building memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sekadar kantor pusat perusahaan.
“Gedung ini dipersiapkan bukan sekadar sebagai headquarter (kantor pusat), melainkan sebagai pusat kendali operasional kawasan dan simpul bisnis yang menghubungkan para investor dengan jaringan pasar yang lebih luas. Melalui fasilitas komprehensif di dalamnya, kami ingin memastikan seluruh klien dan tenant mendapatkan dukungan terbaik. Momentum groundbreaking hari ini adalah manifestasi dari semangat kolaborasi kita untuk terus menghadirkan ekosistem industri yang berstandar global.”
Senada dengan itu, Abednego Purnomo mengatakan pembangunan gedung tersebut merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan industri terhadap fasilitas penunjang yang modern dan berkelanjutan.
“Kami melihat adanya lonjakan kebutuhan akan fasilitas pendukung bagi industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. Pembangunan Smartpolitan Building merupakan wujud komitmen serta tanggung jawab kami dalam menyediakan infrastruktur cerdas yang relevan dengan perkembangan tersebut.”
Tak hanya berfungsi sebagai pusat operasional, kawasan di sekitar Smartpolitan Building juga akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas komersial dan ritel terpadu. Beragam fasilitas seperti layanan perbankan, restoran, kafe hingga sarana pendidikan direncanakan hadir untuk menunjang kebutuhan harian para profesional yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Abednego menambahkan bahwa konsep pengembangan tersebut merupakan implementasi nyata visi kawasan masa depan yang berkelanjutan.
“Nantinya, kawasan di sekitar gedung ini akan dikembangkan sebagai pusat aktivitas komersial dan retail terpadu—mulai dari perbankan, restoran, kafe, hingga fasilitas pendidikan— guna melengkapi kebutuhan harian para profesional. Oleh karena itu, gedung ini dirancang khusus sebagai perwujudan nyata dari konsep ‘Smart, Green, and Sustainable City’, sekaligus diproyeksikan menjadi standar acuan bagi pembangunan fasilitas para tenant komersial di masa mendatang.”
Terhubung dengan Tol Trans-Jawa dan Pelabuhan Patimban
Keunggulan lain yang ditawarkan Subang Smartpolitan adalah posisi strategisnya dalam jaringan logistik nasional. Kawasan ini memiliki akses langsung ke Jalan Tol Trans-Jawa dan berada dekat dengan Pelabuhan Patimban.
Konektivitas tersebut diyakini mampu memangkas waktu distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi biaya logistik bagi para tenant yang beroperasi di kawasan industri tersebut.
Smartpolitan Building sendiri akan dibangun dengan struktur tiga lantai dan berlokasi di Smart Core Area, kawasan yang diposisikan sebagai Central Business District (CBD) Subang Smartpolitan. Kehadirannya diharapkan menjadi representasi identitas sekaligus simbol visi masa depan kawasan.
Selain menjadi kantor utama Suryacipta, gedung ini akan dilengkapi Command Centre terintegrasi yang memungkinkan pemantauan operasional kawasan secara real-time melalui teknologi Internet of Things (IoT). Fasilitas ini mencakup pengawasan berbagai utilitas penting untuk mendukung operasional kawasan yang lebih efisien dan responsif.
Gedung tersebut juga akan menyediakan co-working space yang dirancang sebagai area soft landing bagi investor asing yang baru memasuki pasar Indonesia. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu kebutuhan awal seperti survei pasar, penjajakan peluang investasi, hingga proses perizinan pada tahap awal ekspansi bisnis.
Perkembangan kawasan Subang Smartpolitan sendiri terus menunjukkan tren positif. Aktivitas tenant yang telah lebih dulu beroperasi, termasuk Sanwa Musen yang menyelesaikan fase pertama pembangunannya pada September 2024, menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan kawasan ke depan.
Melalui pembangunan Smartpolitan Building, Suryacipta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur modern, layanan berkualitas, dan ekosistem industri berstandar global guna mendukung keberhasilan operasional para tenant di masa mendatang.






