SUBANG, BuletinJabar.com — Sudah hampir satu pekan warga Cibago, Mayang, hidup dalam ketidakpastian setelah banjir menghantam wilayah mereka. Sekitar 600 warga kini bergulat dengan kebutuhan paling dasar, air bersih. Pipa-pipa yang selama ini menjadi tumpuan hidup rusak parah disapu arus banjir, menyisakan kekhawatiran dan upaya bertahan dengan segala cara.
Dalam kondisi yang serba sulit ini, Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) turun tangan. Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, memastikan timnya langsung bergerak ketika meninjau lokasi pada Selasa (09/12/25).
“Hari ini kita langsung action (perbaikan). Jaringan perpipaanya kita suplai. Kita menargetkan dua hari ke depan jaringan air bersih di Cibago sudah pulih,” katanya.
Harapan baru pun muncul. Sumber air bersih akan dialirkan dari Curug Cibago, sementara tim teknik Perumda TRS bekerja menyusuri jalur pipa yang rusak, memastikan setiap rumah kembali tersambung.
Direktur Teknik TRS, Nana Ruhana, menjelaskan bahwa mereka tengah mengidentifikasi kebutuhan jaringan dan kapasitas penampungan untuk mencegah masalah serupa terjadi kembali.






