SUBANG, BuletinJabar.com – Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) atau PDAM Subang bersama PT Tirta Investama (Aqua) menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan mata air Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kamis (11/12/2025). Aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sumber air vital bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menegaskan bahwa kolaborasi antara PDAM dan Aqua telah berlangsung lama dan tetap solid.
“Ini bukti bahwa kerjasama kami sejak tahuj 1997 tetap terjaga dengan baik. Kami sejak tahun 1990an sudah mendapatkan ijin pengelolaan mata air Cipondok, kemudian dikerjasamakan juga dengan Aqua, dan kita jaga bersama,” ujarnya.
Lukman juga menjelaskan bahwa kawasan mata air Cipondok merupakan aset negara yang tidak diperbolehkan dimiliki pihak manapun.
“Jadi areal lahan ini sejatinya milik negara, tidak bisa dimiliki oleh siapapun hanya boleh dikelola, dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan sumber air Cipondok sangat penting bagi kehidupan warga Subang.
“Ada 40.000 lebih warga yang bergantung air bersihnya dari mata air ini. Dan juga Aqua melakukan aktivitas bisnis, bermanfaat juga untuk Pemerintah Daerah, untuk masyarakat secara umum,” ungkapnya.
Lukman berharap penanaman pohon dapat mencegah kerusakan lingkungan seperti yang pernah terjadi.
“Jadi ini kolaborasi menjaga mata air tetap mengalir, jangan sampai terulang lagi bencana longsor 2 tahun yang lalu. Kami mencegah dengan penanaman pohon ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pabrik PT Tirta Investama (Aqua) Subang, Joko Prasojo, menyambut baik kegiatan kolaboratif ini.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkolaborasi, tentunya sangat penting sekali untuk membangun hubungan yang baik lagi. Dari kolaborasi ini tujuannya satu, adalah bagaimana kita menjaga pelestarian dari air Cipondok ini. Tidak hanya buat bisnis Aqua, tapi untuk masyarakat sekitar juga,” ungkapnya.
Joko menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan ribuan bibit pohon sebagai langkah awal untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita siapkan 1820 bibit, ini akan berlanjut terus untuk menanam pohon. Tidak hanya disini saja, kita juga mempunyai area konservasi. Yang mana juga untuk membuat agar mata air kita bisa awet,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Subang di masa mendatang.






