Rojak menegaskan bahwa proses seleksi belum selesai sampai tahap ini. “Ini tes tahap pertama, setelah ini selanjutnya disaring lagi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Yang bisa mengikuti PPIH kloter dan Arab Saudi ini tentunya dari Kemenag, Kemenhaj, ormas dan lembaga Islam, kemudian dari pondok pesantren, selama memenuhi syarat dari rekomendasi itu akan diperlilahkan untuk mengikuti PPIH Kloter dan Arab Saudi,” pungkasnya.Salah satu peserta tes, Yadi Subhan, mengaku sudah berkali-kali mengikuti seleksi petugas haji.”Saya mengikuti tes petugas haji ada 7 kali, dari beberapa tahun yang lalu. Sebelumnya pernah lolos pada tahun 2019, tapi karena Covid19 jadi gak berangkat,” ucapnya.Ia kembali ikut seleksi tahun ini karena merasa masih memiliki peluang.”Karena ada kesempatan ikut, karena kebetulan sebelumnya pernah lulus. Persiapan sebagaimana mestinya pasti ada,” jelasnya.
Antusiasme Jadi Petugas Haji 2026 Tinggi, Puluhan Orang Ikuti CAT di Kantor Kemenhaj Subang






