Atlet Jadi Taruhan, Novitanti Ingatkan Calon Ketua KONI Subang Soal Dana dan Komitmen

Ketua FAJI Subang, Novianti Maulani. (Foto: Istimewa)

“Minimal untuk mencetak satu medali emas itu sekitar Rp350 juta. Prestasi itu bukan soal mudah-mudahan, tapi bisa dihitung secara matematis,” imbuhnya.

Menurutnya, capaian atlet sangat dipengaruhi oleh berbagai indikator yang saling berkaitan, mulai dari kesiapan mental dan spiritual, teknik bertanding, hingga kondisi fisik. Seluruh aspek tersebut, tegas Novitanti, berbanding lurus dengan dukungan materi dan anggaran pembinaan yang memadai.

Bacaan Lainnya

“Kalau tidak punya kesiapan dana, sebaiknya jangan mencalonkan diri. Karena nanti justru akan menjadi beban, baik bagi atlet maupun bagi organisasi olahraga itu sendiri. Dana ini juga untuk membantu meringankan pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai gambaran, Novitanti menyinggung keberhasilan Kabupaten Subang pada ajang Porprov XIV Jawa Barat yang digelar pada 2022 lalu. Saat itu, kontingen Subang mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp70 miliar, dengan Ketua Kontingen dijabat oleh Ahmad Rohman Dimyanti.

Hasilnya pun terbilang gemilang. Kabupaten Subang berhasil mengoleksi total 171 medali, masing-masing 58 medali emas, 42 medali perak, dan 71 medali perunggu. Capaian tersebut menempatkan Subang sebagai salah satu daerah yang kompetitif di klasemen akhir Porprov XIV Jawa Barat.

Dengan dinamika pencalonan yang kian menguat, publik olahraga Subang kini menaruh harapan besar agar proses pemilihan Ketua KONI ke depan benar-benar melahirkan sosok yang tidak hanya dikenal luas, tetapi juga memiliki komitmen kuat, kapasitas manajerial yang mumpuni, serta kemampuan finansial untuk mendorong prestasi atlet dan mengharumkan nama Kabupaten Subang di tingkat regional maupun nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *