SUBANG, BuletinJabar.com – Di balik banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Subang, ada persoalan lain yang tak kalah penting dari kebutuhan logistik, yaitu hilangnya dokumen-dokumen berharga milik warga. Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian utama Bupati Subang Reynaldy Putra Andita saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Ciasem, Sabtu (24/01/2026).
Banjir yang dipicu curah hujan tinggi dalam sepekan terakhir tersebut berdampak di beberapa kecamatan, seperti Pamanukan, Blanakan, dan yang paling parah di Ciasem. Banyak rumah warga terendam, tak sedikit pula berkas penting yang rusak atau hanyut terbawa air.
Bupati yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada bantuan makanan dan kesehatan, tetapi juga pada pemulihan administrasi warga yang terdampak.
“Bagi masyarakat yang terdampak, kami akan bantu untuk mengurus dokumen kependudukan atau ijazah yang hilang. Pak Camat harus segera mendata hal tersebut. Kalau ada yang kehilangan ijazah termasuk sertifikat tanah bisa didata dan dikomunikasikan dengan instansi terkait agar masyarakat juga tetap memiliki dokumen tersebut,” tegasnya.
Menurutnya, dokumen seperti KTP, kartu keluarga, ijazah, hingga sertifikat tanah merupakan hal vital yang akan sangat dibutuhkan warga setelah masa tanggap darurat berlalu, terutama untuk urusan sekolah, pekerjaan, bantuan sosial, hingga kepemilikan aset.
Pendataan yang dilakukan oleh pihak kecamatan menjadi langkah awal agar proses pengurusan ulang bisa dilakukan secara kolektif dan terkoordinasi dengan instansi terkait, baik dinas kependudukan, pihak sekolah, maupun lembaga pertanahan.






