SUBANG, BuletinJabar.com – Perum Bulog Kantor Cabang Subang mencatat sejarah baru dalam penyerapan gabah dan beras pada 2025. Hingga Oktober, volume serapan telah menembus 70 ribu ton melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 21 ribu ton.
Pemimpin Bulog Subang, Djoko Purnomo, menyebut prestasi tersebut sebagai capaian terbaik sejak ia memimpin cabang tersebut. Ia menilai kenaikan serapan tahun ini tidak lepas dari kerja sama erat antara Bulog, TNI, dan Dinas Pertanian dalam memastikan hasil panen petani terserap optimal.
“Alhamdulillah target penyerapan kami tercapai 100 persen. Dari 21 ribu ton naik jadi 70 ribu ton. Ini hasil kerja keras seluruh tim dan sinergi dengan Babinsa serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang membantu mendata panen di lapangan,” ujar Djoko saat mengunjungi Sekretariat IJTI Purwasuka di Purwakarta, Senin (10/11/2025).
Kinerja positif juga terlihat di tingkat nasional. Bulog mencatat penyerapan hingga 3 juta ton beras dari petani di seluruh Indonesia angka tertinggi sejak lembaga tersebut berdiri pada 1967.
Djoko mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan kemandirian pangan melalui program Asta Cita.
“Pak Presiden ingin ketahanan pangan menjadi modal utama bangsa. Beliau menugaskan Bulog agar fokus menyerap beras dalam negeri tanpa terlalu bergantung pada impor,” ucapnya.





