Bupati Subang Bermalam di Posko Banjir Pantura, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Bupati Subang Bermalam di Posko Banjir Pantura, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Di tengah situasi darurat banjir yang melanda wilayah Pantura, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita memilih untuk turun langsung ke lapangan. Ia bahkan bermalam di Posko Gabungan Bencana Banjir Kabupaten Subang yang berlokasi di Kantor Kecamatan Pamanukan, Jumat (30/1/2026), guna memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan warga terdampak benar-benar terpenuhi.

“Saya ingin memastikan langsung bahwa penanganan darurat berjalan optimal dan masyarakat terdampak mendapatkan kebutuhan dasarnya tanpa hambatan,” ujar bupati yang akrab disapa Kang Rey di sela kegiatannya di posko.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Kang Rey di lokasi bencana tidak dilakukan sendirian. Ia bermalam bersama sejumlah kepala perangkat daerah yang berperan langsung dalam pelayanan masyarakat terdampak. Turut mendampingi di antaranya Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala DPMPTSP, Kepala Satpoldam, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan, serta Sekretaris DPRD.

Menurut Kang Rey, kehadiran lengkap jajaran tersebut penting agar setiap keputusan bisa langsung dieksekusi di lapangan. “Dengan semua dinas terkait ada di sini, koordinasi jadi lebih cepat dan penanganan bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.
Rapat Koordinasi dengan Delapan Camat.

Di posko tersebut, Kang Rey juga memimpin rapat koordinasi kebencanaan bersama delapan camat dari wilayah terdampak, yakni Pamanukan, Sukasari, Ciasem, Pusakajaya, Pusakanagara, Blanakan, Compreng, dan Legonkulon. Ia mendengarkan laporan terkini terkait tinggi muka air, jumlah warga terdampak, hingga kebutuhan mendesak di masing-masing wilayah.

“Saya ingin mendengar langsung kondisi riil dari para camat agar langkah yang kita ambil benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” ucapnya.

Usai rapat, Kang Rey meninjau dapur umum dan posko gabungan di Kantor Kecamatan Pamanukan. Ia menyapa para relawan dan memastikan logistik serta kebutuhan mereka tercukupi.

“Relawan adalah garda terdepan dalam membantu masyarakat. Kalau kebutuhan mereka tidak terpenuhi, pelayanan ke warga juga akan terhambat,” tutur Kang Rey.

Peninjauan dilanjutkan ke sejumlah titik pengungsian, di antaranya SMK Daarul Ma’arif Pamanukan dan Kantor Desa Pamanukan. Di lokasi tersebut, Kang Rey memastikan ketersediaan makanan, selimut, obat-obatan, serta layanan tenaga kesehatan bagi para pengungsi.
Ia juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan yang masih dirasakan. “Tadi ada beberapa kebutuhan yang disampaikan warga, dan itu langsung kami catat untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.

Kang Rey menegaskan dirinya akan tetap bermalam di Kantor Kecamatan Pamanukan agar respons terhadap kebutuhan mendesak bisa dilakukan secepat mungkin. “Selama situasi masih darurat, saya ingin berada di sini supaya setiap laporan bisa langsung kami tangani,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berfokus pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat terdampak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *