“Di awal tahun sudah ditagih jalan, jadi tolong jangan sampai tertunda lagi, agar masyarakat segera merasakan pembangunan,” jelasnya.
Di hadapan seluruh KPA dan PPK se-Kabupaten Subang, Kang Rey juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam proses lelang dan pengadaan barang dan jasa. Ia memastikan seluruh tahapan akan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
“Saya tidak ingin ada konflik kepentingan termasuk orang terdekat saya. Saya tegaskan silakan lakukan sesuai aturan tidak perlu takut atau risau. Kalau ada orang mengatasnamakan Saya, silakan tolak saja. Saya tidak pernah menitipkan orang satu pun ke bagian ULP. Mau keluarga Saya, mau siapapun, ikuti prosesnya tanpa perlu jadi prioritas. Lakukan semua proses lelang barang jasa sesuai aturan. Yang menang ya yang paling baik, bukan yang dekat dengan Bupati,” tegasnya.
Sebagai penutup, Kang Rey kembali mengingatkan agar tidak ada lagi keterlambatan dalam proses pengadaan yang dapat berdampak pada rendahnya serapan anggaran maupun tertundanya program pembangunan daerah.
“Saya tidak ingin ada lagi keterlambatan pengadaan yang berdampak pada rendahnya serapan anggaran atau tertundanya program pembangunan,” pungkas Kang Rey.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Staf Ahli Bupati, para Asisten Daerah, Kepala OPD, seluruh Camat se-Kabupaten Subang, serta tamu undangan lainnya.






