Ia tetap yakin proyek RS Pantura dapat berjalan sesuai rencana. “Makanya kita tetap optimis 2028 RS Pantura sudah mulai kita bangunkan. Kita juga bisa berkolaborasi dengan Pemprov atau Kemenkes. Biayanya kita bisa ‘udunan’ karena kasihan masyarakat saya yang di Pantura kalau sakit harus jauh ke Karawang atau Indramayu karena ke Subang terlalu jauh,” terangnya.
Sambil menunggu pembangunan rumah sakit dimulai, Kang Rey meminta Puskesmas meningkatkan kualitas layanan.
“Karena bikin RS tidak gampang, makanya saya canangkan 2028 karena kita siapkan perencanaan dan budgetnya. Sambil itu berjalan, saya ingin Puskesmas beroperasi dengan maskimal dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ada 140 epnyakit yang bisa selesai di Puskesmas, rorombeheun mah ulah ka RSUD. Kita harus sosialisasikan itu tapi Puskesmas harus punya SDM maksimal,” jelasnya.
Di akhir kunjungan, ia menyampaikan rencana pemanfaatan bangunan Calon Rumah Dinas Bupati di Sukasari yang selama ini terbengkalai agar lebih bermanfaat.
“Ada bekas Calon Rumah Dinas Bupati yang bisa kita pakai. Karena kondisinya tidak terawat nanti bisa kita pakai untuk mess nakes dan pegawai Kecamatan yang jauh dari sini,” pungkasnya.
Kunjungan ini turut dihadiri Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan Subang, Plt. Kepala Dinas PUPR Subang, Camat Sukasari, serta seluruh pegawai Puskesmas Batangsari.






