Lebih lanjut, Kang Rey menyadari bahwa tuntutan agar masyarakat Subang diprioritaskan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia mendorong terjalinnya kerja sama antara pihak industri dengan perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Subang guna mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
“Tidak bisa dipaksakan kalau SDM nya tidak sesuai makanya kita cari cara bagaimana anak muda di sekitar pabrik kita masukkan ke Universitas yang sesuai kebutuhan industri,” katanya.
Kang Rey juga mengakui bahwa kebijakan dan sistem yang tengah dirancang tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat. Ia menargetkan agar kebijakan tersebut menjadi sistem berkelanjutan yang dapat diteruskan oleh kepemimpinan selanjutnya, sehingga pembangunan ketenagakerjaan di Subang tidak terputus akibat pergantian pejabat.
“Di 2029 di akhir masa kepemimpinan saya dan Pak Gubernur bagaimana Bupati penerus saya tinggal menjalankan sistem yang saya buat karena masalahnya saat ini ganti pejabat ganti kebijakan sehingga tidak pernah tuntas,” tutup Kang Rey.






