“Bagi masyarakat yang terdampak, kami akan bantu untuk mengurus dokumen kependudukan atau ijazah yang hilang. Pak Camat harus segera mendata hal tersebut. Kalau ada yang kehilangan ijazah termasuk sertifikat tanah bisa didata dan dikomunikasikan dengan instansi terkait agar masyarakat juga tetap memiliki dokumen tersebut,” tegasnya.
Pendataan, lanjutnya, menjadi langkah awal agar proses pengurusan dokumen bisa segera dilakukan melalui koordinasi lintas instansi.
Dorong Perbaikan TanggulTerkait penyebab banjir, Kang Rey menyebut faktor jebolnya tanggul menjadi pemicu utama, terutama di wilayah perumahan yang berada di area cekungan.
“Kalau ini di sini (perumahan) posisinya ada di cekungan jadi sulit. Tapi sebenarnya banjir ini terjadi karena jebolnya tanggul jadi paling dekat kita harus segera memperbaiki tanggul. Pembangunan tanggul itu sebenarnya bukan tanggung jawab Pemerintah Daerah tapi kami akan dorong agar developer dengan BBWS segera memperbaiki tanggul agar kejadian serupa tidak terulang mengingat saat ini intesnsitas hujan masih tinggi,” terangnya.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan tanggul bisa segera direalisasikan demi mencegah banjir berulang.
Ajak Warga Perbanyak DoaDi akhir kunjungannya, Kang Rey mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar kondisi segera membaik dan Subang terhindar dari bencana susulan.
“Kita berdo’a bersama, karena do’a sangat penting, agar air di sini segera surut dan curah hujan segera menurun,” pungkasnya.
Dengan langkah cepat penanganan darurat dan koordinasi lintas sektor, diharapkan kondisi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Subang dapat segera pulih.






