SUBANG, BuletinJabar.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H / 2026. Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 10 Pos Kesehatan PSC telah disiapkan dan tersebar di titik-titik strategis sepanjang jalur arteri, tol, hingga area wisata.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, menjelaskan bahwa pengerahan personel medis akan dilakukan secara optimal. Berdasarkan data kesiapan, Dinkes menyiagakan total 160 personel yang terdiri dari 40 dokter, 40 perawat, 40 bidan, dan 40 pengemudi ambulans.
“Kami memastikan seluruh sumber daya kesehatan siaga penuh untuk memberikan pelayanan medis cepat, tepat, dan darurat. Tujuan utama kami adalah menjamin keselamatan pemudik dan menurunkan risiko fatalitas kecelakaan di jalan raya melalui penanganan medis yang cepat atau golden period,” ujar dr. Dwinan Marchiawati dalam keterangannya, Rabu (11/03/2026).
Selain tenaga medis konvensional, Dinkes Subang juga menghadirkan inovasi berupa pelayanan kesehatan tradisional.
“Tahun ini kami juga menyediakan layanan akupresur dan ramuan herbal bagi para pemudik yang merasa lelah di perjalanan,” tambahnya.
Pos-pos kesehatan ini akan mulai beroperasi pada 14 Maret hingga 31 Maret 2026, mencakup puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 14-15 Maret 2026. Setiap pos dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tempat tidur periksa, emergency kit, obat-obatan, serta ambulans yang siap sedia melakukan rujukan jika diperlukan.







