Sementara itu, Nana dari tim teknis menjelaskan bahwa pembaruan teknologi pengolahan di WTP diharapkan mampu meningkatkan kualitas air yang diproduksi.
“Dengan teknologi pengolahan yang lebih modern, air yang dihasilkan diharapkan tidak hanya tampak jernih secara visual, tetapi juga memenuhi standar keamanan untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan sektor industri,” jelas Nana.
Hingga malam hari, tim teknis Perumda TRS Cabang Subang bersama tim distribusi masih berada di lokasi WTP untuk melakukan evaluasi terhadap proses filtrasi dan memastikan sistem dapat berfungsi optimal.
Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi yang sempat terjadi.
“Kami memohon maaf kepada seluruh konsumen atas ketidaknyamanan ini. Malam ini tim masih berada di WTP untuk mengevaluasi proses pengolahan. Mudah-mudahan malam ini air sudah kembali normal,” kata Lukman.
Bagi Perumda TRS, setiap tetes air yang mengalir ke rumah pelanggan bukan sekadar layanan, tetapi komitmen untuk menghadirkan air yang jernih, sehat, dan layak digunakan masyarakat.







