Dalam operasi tersebut, Damkar Kabupaten Subang mengerahkan satu unit rescue JA-11 dengan personel Pleton C di bawah komando Danton Wawan Kusniawan. Petugas rescue yang terlibat yakni Cucu S selaku Danru, Rudiyanto sebagai pengemudi, serta Iik Ikhsan dan Aditya S sebagai rescuer.
Selain Damkar Kabupaten Subang, unsur lain yang turut terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain TNI, Polri, BPBD, pihak Desa Cisampih, serta warga setempat yang membantu pengamanan lokasi.
Dede Rosmayandi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan sumur tua atau lubang berbahaya, terutama yang tertutup semak belukar.
“Kami mengimbau kepada warga untuk memastikan area sekitar rumah atau kebun aman, terutama sumur-sumur lama agar diberi tanda atau penutup yang memadai, guna mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.
Tidak terdapat kerugian material dalam peristiwa ini, dan korban tercatat sebagai satu-satunya orang yang terdampak.






