Keselamatan personel memang menjadi prioritas mutlak perusahaan, sebagaimana ditegaskan oleh Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha. Ia memastikan seluruh prosedur HSSE dan Business Continuity Plan (BCP) dijalankan secara disiplin.
“Kami juga terus memonitor situasi secara real-time guna memastikan perlindungan optimal bagi seluruh personel,” kata Syamsu.
Ia juga menekankan pentingnya asesmen contingency plan rute evakuasi guna mengantisipasi penutupan wilayah udara di masa depan.
Aksi sigap Pertamina ini pun menuai pujian dari para diaspora Indonesia yang bekerja di perusahaan minyak internasional lainnya, yang melihat betapa Pertamina sangat mengutamakan keselamatan pekerjanya.
Tak hanya fokus pada personel di lapangan, PIEP juga secara aktif menghubungi keluarga seluruh Perwira untuk menyampaikan kondisi terkini secara langsung serta menyediakan saluran hotline 24 jam guna memastikan keluarga di tanah air mendapatkan informasi dan dukungan yang diperlukan.







