SUBANG, BuletinJabar.com – Angka anak yang tidak sekolah atau putus sekolah di Kabupaten Subang mencapai titik mengkhawatirkan. Sebanyak 19.829 anak tercatat tidak lagi mengenyam pendidikan formal, dengan mayoritas berasal dari jenjang usia sekolah menengah pertama (SMP).
Data ini diungkap langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, yang membagi kasus tersebut ke dalam tiga kategori utama: belum pernah sekolah, putus sekolah (drop out), dan tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus.
Yang paling mencengangkan, dari total tersebut, 9.119 anak usia sekolah diketahui belum pernah menginjakkan kaki di ruang kelas, baik di SD, SMP, maupun SMA. Mereka tersebar di berbagai wilayah Subang, namun dominasi tertinggi tercatat di Kecamatan Subang Kota, dengan angka mencapai 1.984 anak.
Untuk kategori putus sekolah, Dinas Pendidikan mencatat hampir 6.000 anak terpaksa berhenti sekolah karena berbagai faktor.
Rinciannya:
SD: 1.190 siswa
SMP: 2.091 siswa
SMA: 2.776 siswa
Angka tertinggi berasal dari pelajar tingkat SMA dan SMP, menandakan bahwa persoalan ini semakin serius saat anak-anak memasuki usia remaja.Kategori ketiga adalah anak-anak yang lulus dari jenjang sebelumnya, namun tidak melanjutkan ke tingkat pendidikan selanjutnya.





