Program Rawatib sendiri menjadi pendekatan humanis Polres Subang dalam menjaga keamanan selama Ramadan. Momentum sahur bersama dimanfaatkan sebagai ruang kebersamaan yang mencairkan sekat antara aparat dan warga, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya.
Warga Rancasari menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa dihargai dan diperhatikan langsung oleh jajaran kepolisian.
“Kami senang dan terharu. Jarang ada pimpinan polisi yang mau turun langsung membangunkan sahur. Ini membuat kami merasa lebih dekat dan aman,” ungkap salah satu warga.
Polres Subang berharap, pelaksanaan Rawatib yang dilakukan secara konsisten selama Ramadan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai. Lebih dari itu, kedekatan emosional antara masyarakat dan Polri diharapkan semakin erat demi terwujudnya Subang yang harmonis dan penuh keberkahan.






