SUBANG, BuletinJabar.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat capaian imunisasi campak atau Measles Rubella (MR) di wilayahnya terus meningkat hingga mencapai lebih dari 95 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kegiatan imunisasi kejar yang dilaksanakan selama empat hari dan berakhir pada Kamis, 12 Maret 2026.
Berdasarkan rekapitulasi data pelaksanaan imunisasi, total sasaran imunisasi di Kabupaten Subang tercatat sebanyak 2.200 anak untuk MR1 dan 4.171 anak untuk MR2. Dari jumlah tersebut, hingga hari terakhir pelaksanaan kegiatan, cakupan kumulatif imunisasi MR1 telah mencapai 2.080 anak atau sekitar 95 persen, sedangkan MR2 mencapai 4.019 anak atau sekitar 96 persen.
Selama kegiatan imunisasi kejar berlangsung, tercatat tambahan anak yang berhasil diimunisasi sebanyak 446 anak untuk MR1 dan 853 anak untuk MR2. Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai puskesmas di Kabupaten Subang guna memastikan anak-anak yang sebelumnya belum menerima vaksin dapat segera mendapatkan imunisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras tenaga kesehatan di lapangan yang terus melakukan pelayanan imunisasi secara masif di berbagai wilayah.
“Alhamdulillah, berdasarkan data terakhir cakupan imunisasi campak di Kabupaten Subang sudah mencapai sekitar 95 persen untuk MR1 dan 96 persen untuk MR2. Ini merupakan hasil dari upaya tenaga kesehatan di puskesmas yang terus melakukan imunisasi kejar kepada anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan vaksin,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan imunisasi kejar dilaksanakan secara intensif melalui puskesmas, posyandu, serta berbagai kegiatan pelayanan kesehatan lainnya agar seluruh anak yang menjadi sasaran dapat segera mendapatkan vaksin campak.
“Program imunisasi kejar ini penting untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan vaksin MR. Kami terus melakukan pendataan dan penjangkauan agar cakupan imunisasi bisa semakin meningkat,” katanya.
Data pelaksanaan menunjukkan sejumlah puskesmas mencatat capaian yang sangat tinggi. Beberapa di antaranya bahkan telah mencapai atau melampaui 100 persen dari target sasaran. Misalnya Puskesmas Cisalak yang mencatat capaian sekitar 103 persen untuk MR1 dan 104 persen untuk MR2, kemudian Puskesmas Tanjungsiang yang telah mencapai 100 persen, serta Puskesmas Kalijati yang berada di kisaran 96 persen untuk MR1 dan 100 persen untuk MR2.







