Sementara itu, Sekda Subang, Asep Nuroni, mengapresiasi kegiatan penyaluran bantuan pangan tersebut yang dinilai sangat strategis, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Program ini sangat strategis dan tepat dilaksanakan menjelang Ramadan. Bantuan pangan ini memiliki arti penting sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah dinamika harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangga karena atas inisiasi Bulog Subang bersama dinas terkait, tim satgas pangan, serta Forkopimda, kuota penerima bantuan di Kabupaten Subang meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami merasa bangga karena melalui kolaborasi Bulog Subang bersama dinas terkait, tim satgas pangan dan Forkopimda, kuota penerima bantuan dapat meningkat secara signifikan menjadi 268.580 Penerima Bantuan Pangan (PBP) pada tahun 2026,” tambahnya.
Menurutnya, penyaluran bantuan pangan ini memerlukan koordinasi dan persiapan yang matang dari seluruh pihak terkait, mulai dari pendataan penerima manfaat, ketersediaan dan distribusi logistik, hingga mekanisme penyaluran di lapangan agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Program bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan inflasi di daerah.
Usai rapat, Asep Nuroni bersama pimpinan cabang Perum Bulog Subang serta para tamu undangan melakukan pengecekan ketersediaan dan kualitas pangan di gudang Bulog Subang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asda II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, perwakilan Dinas Sosial, perwakilan BP4D, perwakilan Kejaksaan Negeri Subang, perwakilan Kodim 0605 Subang, Satgas Pangan Polres Subang, serta jajaran Perum Bulog Subang.







