Sejalan dengan itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berkomitmen memperkuat pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan, penerangan, hingga fasilitas publik, guna menunjang keamanan mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.
“Ini semua merupakan wujud nyata melayani masyarakat hinga kepelosok daerah, dengan ini, Saya tegaskan tak ada lagi anak emas di kabupaten Subang, semua masyarakat harus merasakan perubahan yang sama,” tegas Kang Rey.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar kepemimpinannya senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan amanah sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Kang Rey turut menyampaikan kabar baik terkait layanan administrasi kependudukan yang kini semakin mudah diakses.
“Adminduk sudah optimal mulai hari ini, segala hal yang berurusan administrasi kependudukan sudah bisa dilakukan di setiap Kecamatan masing-masing, tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke Disdukcapil,” ungkapnya.
Ia menegaskan, apabila terdapat oknum yang meminta imbalan dalam proses pelayanan administrasi di tingkat kecamatan, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui akun media sosial resmi Bupati Subang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta penampilan seni tradisional rampak bedug yang menambah semarak suasana. Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang bersama jajaran juga menyerahkan santunan kepada perwakilan 10 anak yatim, yang bersumber dari DPR RI Komisi I, PGRI Kabupaten Subang, dan Baznas Kabupaten Subang.
Istighotsah dan doa bersama ini menjadi penutup tahun 2025 yang sarat makna, sekaligus awal langkah spiritual dan sosial masyarakat Subang dalam menyongsong Tahun Baru 2026.






