“Melalui program ekoteologi, Kementerian Agama berkolaborasi dengan TNI dan unsur pemerintah serta pengusaha. Program ketahanan pangan ini tentunya selain menjaga lingkungan, menjaga alam serta menjaga bumi dari kerusakan, dan juga sekaligus mempunyai nilai ibadah yang sangat tinggi,” pungkasnya.
Apresiasi pun disampaikan secara khusus kepada Pangdam III/Siliwangi Mayjen Kosasih atas dukungan yang diberikan dalam program ketahanan pangan, yang dinilai sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
“Dengan dasar pemahaman dari agama, kita mendukung atas kebijakan yang dibuat pemerintah tersebut,” tegasnya.
Kehadiran Kakanwil Kemenag di tengah kegiatan militer dan sipil ini memperkuat narasi bahwa pembangunan, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan dapat menjadi satu kesatuan gerakan yang bukan hanya menyentuh ranah praktis, tetapi juga menyentuh nurani dan nilai spiritual masyarakat.






