“Saya berharap dengan kejadian ini, dengan tertangkapnya pelaku Mudah-mudahan kami para Kepala Desa di Kabupaten Subang bisa bekerja dengan nyaman, bisa bekerja dengan tenang dan melayani masyarakat dengan setenang-tenangnya,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk tidak lagi takut menghadapi ancaman maupun intimidasi yang mengarah pada pemerasan. Ernawati menegaskan bahwa keberanian melapor merupakan kunci untuk memutus mata rantai praktik-praktik ilegal yang merugikan desa.
“Untuk para Kepala Desa jangan takut ketika memang ada ancaman atau ada bentuk pemerasan dari oknum, mari kita laporkan saja. Kita sangat apresiasi kepada para Kepala Desa yang sudah berani mengungkap ini semua,” pungkasnya.
Pernyataan Ketua Apdesi Subang tersebut memperkuat dukungan terhadap komitmen Polres Subang dalam memberantas aksi premanisme dan pemerasan, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah desa siap bersinergi dengan aparat penegak hukum demi terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang bersih, aman, dan berpihak pada masyarakat.






