“Kita tidak boleh berhenti di penanganan darurat saja. DPRD mendorong adanya rencana jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang yang jelas, mulai dari normalisasi sungai, penguatan tanggul, sampai penertiban bangunan liar. Ini harus menjadi agenda bersama agar banjir tidak terus berulang setiap tahun,” kata Victor.
Terkait keterbatasan anggaran dan hasil koordinasi dengan BBWS, DPRD menyatakan siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperjuangkan pendanaan ke tingkat provinsi maupun pusat, termasuk membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta melalui program CSR.
Dalam rapat tersebut, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., juga menegaskan bahwa meski kondisi sudah membaik, masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari pendataan kerusakan, bantuan rehabilitasi rumah warga, hingga penguatan infrastruktur. Pemerintah daerah juga tengah memproses bantuan dari berbagai pihak, termasuk RANS, dengan memastikan data penerima tepat sasaran.
Menutup rapat, Victor kembali menegaskan komitmen DPRD Subang untuk terus mengawal proses pemulihan pasca banjir.
“DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Harapannya, apa yang kita siapkan hari ini benar-benar menjadi titik balik agar masyarakat Pantura Subang bisa merasa lebih aman dan tidak lagi dihantui banjir yang sama di masa mendatang,” pungkasnya.






