Sepanjang tahun 2025, Help Desk Perumda TRS mencatat 247 pengaduan melalui WhatsApp, 121 pengaduan melalui media sosial, dan 40 pengaduan melalui website.
Seluruh pengaduan tersebut berhasil ditangani secara cepat dan transparan.
“Kami ingin memastikan setiap keluhan pelanggan tertangani dengan baik. Sistem ini membuat respons lebih terukur dan akuntabel,” ujar Lukman.
Tak hanya itu, Perumda TRS juga meluncurkan inovasi digital Rangga Pay, aplikasi berbasis Android yang memudahkan pelanggan melakukan pembayaran tagihan air, pendaftaran sambungan baru, hingga penyampaian pengaduan layanan secara daring.
SDM Diperkuat, CSR Terus Jalan
Di bidang sumber daya manusia, Perumda TRS aktif meningkatkan kompetensi pegawai melalui berbagai pelatihan, mulai dari kehumasan, manajemen risiko, operator distribusi, hingga pemanfaatan aplikasi dan otomasi sistem. Total ratusan pegawai terlibat dalam program peningkatan kapasitas tersebut sepanjang 2025.
Sementara itu, program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) juga terus dijalankan, meliputi bantuan pipa untuk desa, dukungan program rumah tidak layak huni, bantuan korban banjir, hingga kegiatan penanaman pohon.
“Kami tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan,” tegas Lukman.
Fokus Program Strategis 2026
Memasuki tahun 2026, Perumda Tirta Rangga Subang menetapkan sejumlah program prioritas, di antaranya penggantian 3.000 water meter rusak, penambahan 2.202 sambungan rumah baru, serta pengusulan program penguatan sistem penyediaan air minum melalui APBN dengan nilai lebih dari Rp56,7 miliar.
Perusahaan juga merencanakan perbaikan fasilitas kantor pusat serta pengembangan unit usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) TRS Water melalui kerja sama strategis dengan BUMD.
“Dengan capaian positif di 2025, kami optimistis tahun 2026 layanan air bersih di Kabupaten Subang akan semakin baik. Komitmen kami jelas: pelayanan prima, tata kelola kuat, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkas Lukman.






