Lebih lanjut, Asep menyatakan bahwa pembangunan jembatan gantung di wilayah Serangpanjang memang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat setempat. Infrastruktur tersebut dinilai vital untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari.
“Jembatan itu pembangunannya sudah suatu keharusan, karena kebutuhan masyarakat. Untuk pelaksanaan kita harus membahas dulu dengan tim TAPD dan juga harus melapor kepada pimpinan Bupati),” jelasnya.
Terkait anggaran, Nuroni mengatakan prosesnya masih dalam tahap awal. Pemerintah daerah baru membentuk panitia sebagai langkah awal perencanaan.
“Belum (nominal anggaran), karena baru membentuk panitia. Nanti panitia membuat proposal dengan tim teknis sehingga muncul anggaran,” pungkasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang tetap memprioritaskan kebutuhan infrastruktur masyarakat, sembari memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.






