“Kalau mengenai personil dari kita (Subang) ada 500 personil, tapi kalau kira ada kekurangan kami dari Polda akan siap memback up. Kita sudah merencanakan adanya bantuan dari masyarakat, dari organisasi-organisasi keagamaan untuk pengamanan tempat ibadah, ada juga pramuka, dan sebagainya nanti akan membantu pihak kepolisian dan juga personil dari TNI dan pemerintah Kabupaten Subang,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti karakteristik wilayah Subang yang memiliki tiga jalur utama, utara, tengah, dan selatan yang seluruhnya membutuhkan pengamanan maksimal.
“Bahwa Subang ini ada 3 jalur, utara, tengah, dan selatan. Saya cukup yakin sudah dikonsepkan oleh pak Kapolres ini akan maksimal,” jelasnya.
Menutup peninjauan, Kapolda menegaskan komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama libur Nataru.
“Kalau masalah kecelakaan, kita tidak akan membiarkan masyarakat kita saudara-saudara kita menjadi korban. Kora harus terpanggil, dan kami akan melakukan penataan, mengingatkan kembali disiplin berlalu lintas ini harus menjadi yang utama jika kita mengendarai kendaraan,” pungkasnya.
Dengan kesiapan yang telah dipaparkan, Kapolda Jabar optimistis pengamanan Nataru 2026 di Kabupaten Subang dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.






