KARAWANG, BuletinJabar.com – PT Nissho Solution Indonesia (Nissho Solution) resmi membuka Gudang Tahap 2 di kawasan Suryacipta City of Industry, Karawang, pada 29 Oktober 2025. Ekspansi ini menjadi bukti nyata pesatnya pertumbuhan sektor logistik di Jawa Barat, sekaligus respons terhadap meningkatnya permintaan dari industri otomotif nasional.
Langkah strategis ini sejalan dengan tren investasi sektor logistik yang terus meningkat dan kini menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi menempati posisi kedua dari lima subsektor dengan realisasi investasi terbesar pada periode Januari–September 2025, mencapai Rp163,3 triliun atau 11,4 persen dari total investasi nasional. Sektor ini juga berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam tiga tahun terakhir.
Presiden Direktur PT Nissho Solution Indonesia, Satoru Kimura, menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan langkah proaktif untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra logistik tepercaya di Jawa Barat.
“Peresmian Gudang Tahap 2 ini adalah respons proaktif kami terhadap peningkatan volume permintaan dari klien-klien otomotif utama. Dengan tambahan fasilitas baru ini, kami menargetkan peningkatan efisiensi rantai pasok dan memperkuat posisi kami sebagai mitra logistik tepercaya di Jawa Barat,” ujar Satoru Kimura.
Pertumbuhan industri pergudangan dan transportasi di Karawang juga didorong oleh stabilitas ekonomi nasional serta kemajuan di sektor consumer goods dan otomotif. Mayoritas klien Nissho Solution berasal dari perusahaan otomotif besar seperti Daihatsu, Isuzu, dan Toyota, yang sebagian besar beroperasi di Suryacipta City of Industry.
Ekspansi ini juga menunjukkan komitmen jangka panjang Nissho Unyu Co., Ltd., perusahaan logistik asal Jepang dan pemegang 100 persen saham Nissho Solution. Sejak didirikan pada 2007 di Sunter, Jakarta, Nissho Solution terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama setelah melakukan ekspansi ke Karawang pada 2016.





