SUBANG, BuletinJabar.com – Pemerintah Kabupaten Subang mulai mematangkan arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui pelaksanaan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Subang Tahun 2027 Tahun Anggaran 2026 tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, di Aula BP4D Kabupaten Subang, Kamis (19/03/2026).
Pelaksanaan Pra Musrenbang ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan RKPD Kabupaten Subang Tahun 2027 yang berpedoman pada arah pembangunan RPJMD Kabupaten Subang Tahun 2025–2029. Adapun tema pembangunan yang diusung adalah “Subang Terkoneksi, Ekonomi Lokal Tumbuh, Layanan Publik Menjangkau Pelosok”.
Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses perencanaan telah diawali dengan rekonsiliasi data bersama perangkat daerah teknis, khususnya Dinas PUPR, yang dilakukan melalui dua tahapan penting.
“Alhamdulilah, kita melakukan rekonsiliasi data dengan PUPR dalam dua tahap. Pertama, terkait dengan data jalan yang harus diintervensi dan direkonsiliasi, kedua, terkait data yang diterima, kita padu-padankan dengan pagu kecamatan masing-masing”, ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama pembangunan Kabupaten Subang pada tahun 2027 adalah memastikan seluruh jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap atau mulus 100 persen. Saat ini, tercatat terdapat 298 ruas jalan berstatus jalan kabupaten dengan total panjang mencapai 1.163,78 kilometer.
Pada awal tahun 2026, kondisi jalan yang belum mantap masih tersisa sepanjang 206,95 kilometer atau sekitar 17,78 persen. Dari jumlah tersebut, direncanakan akan dilakukan intervensi pembangunan hingga akhir tahun 2026 sepanjang 33,26 kilometer atau 2,86 persen.
Dengan demikian, kewajiban Pemerintah Kabupaten Subang pada tahun 2027 adalah menuntaskan sisa 162 ruas jalan dengan panjang 173,69 kilometer atau sekitar 14,92 persen. Untuk menyelesaikan target tersebut, dibutuhkan anggaran sebesar Rp676.279.952.000.






