SUBANG, BuletinJabar.com — Upaya berkelanjutan Perumda Tirta Rangga Subang dalam menjaga kelestarian sumber daya air membuahkan hasil. Kualitas sumber mata air Cibulakan di Kecamatan Cijambe kini semakin membaik, ditandai dengan menurunnya tingkat kekeruhan air secara signifikan setelah aktivitas tambang batu (Galian C) di sekitar area dihentikan beberapa bulan terakhir.
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, bersama jajaran manajemen dan tim operator turun langsung melakukan pemantauan ke lokasi sumber air yang menjadi penyuplai utama wilayah Subang Kota. Dari hasil pengecekan menggunakan turbidity meter, tingkat kekeruhan (turbidity) tercatat di angka 9,16 NTU — jauh lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Secara kasat mata air sudah tampak lebih jernih, dan hasil pengukuran juga menunjukkan penurunan kekeruhan. Meski demikian, air tetap melalui proses pengolahan di instalasi kami hingga benar-benar layak distribusi,” jelas Lukman Nurhakim.
Tak berhenti di sana, Perumda Tirta Rangga juga memastikan pengelolaan kualitas air dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber hingga jaringan distribusi. Lukman menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan washout atau pengurasan jaringan di sejumlah titik untuk mencegah penumpukan endapan.
“Kami terus melakukan washout atau pengurasan jaringan di delapan titik agar endapan tidak mengganggu kualitas air ke pelanggan. Bila masih ada kekeruhan di beberapa blok, tinggal hubungi saja agar kami bisa lakukan washout,” ujarnya.
Perumda Tirta Rangga juga memperhatikan keseimbangan antara pelayanan pelanggan dan kepentingan masyarakat sekitar sumber air. Lukman memastikan masyarakat yang memanfaatkan air langsung dari area mata air tetap bisa menggunakan fasilitas tersebut.





