“Pipa-pipa milik warga yang mengambil air dari area mata air kami tetap kami persilakan untuk digunakan. Masyarakat di sekitar Cijambe hingga Gunung Tua banyak yang mengelola sendiri air dari mata air ini, dan kami mengimbau agar bersama-sama menjaganya agar tetap lestari,” tambahnya.
Saat ini, area tangkapan air Cibulakan yang dikelola Perumda Tirta Rangga Subang mencapai lebih dari 4 hektar dan menjadi penopang utama kebutuhan air bersih bagi lebih dari 10.000 pelanggan di tiga kecamatan, yaitu Cijambe, Subang, dan Cibogo.
Lukman menegaskan, menjaga kejernihan dan keberlanjutan sumber air bukan sekadar tugas teknis, melainkan tanggung jawab moral untuk masa depan.
“Kita rawat sumber air kita untuk nanti anak cucu, keturunan yang akan datang,” tutupnya.
Melalui pemantauan rutin, pengelolaan profesional, dan kerja sama dengan masyarakat, Perumda Tirta Rangga Subang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mata air Cibulakan tetap bening, bersih, dan lestari sebagai sumber kehidupan bagi warga Subang.






