SUBANG, BuletinJabar.com – Tawa anak-anak pecah di bawah Flyover Pamanukan, Selasa (27/1/2026), saat sejumlah polwan Polres Subang bersama anggota Polsek Pamanukan menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir.
Di tengah kondisi pengungsian yang serba terbatas, puluhan anak diajak bernyanyi, menari, hingga bermain ular-ularan bersama para polwan. Kegiatan sederhana itu seolah menjadi hiburan yang sudah lama mereka nantikan. Wajah-wajah yang sebelumnya murung perlahan berubah ceria.
Anak-anak berusia sekitar 4 hingga 10 tahun tampak antusias mengikuti setiap permainan. Semangat mereka semakin bertambah ketika para petugas membagikan hadiah berupa makanan ringan, cokelat, permen, dan biskuit. Beberapa anak bahkan terlihat tak sabar mengantre, namun para polwan dengan sabar menenangkan dan mengatur mereka agar tetap tertib.
Kegiatan diawali dengan bernyanyi bersama. Anak-anak yang berani tampil ke depan mendapat hadiah, meski pada akhirnya semua tetap kebagian jajanan. Suasana semakin hangat saat permainan ular-ularan dimulai, dipandu langsung oleh para polwan yang ikut bernyanyi dan bergerak bersama anak-anak.
Kapolsek Pamanukan, AKP Udin Awaludin, mengatakan kegiatan ini dilakukan agar anak-anak tidak larut dalam kejenuhan selama berada di pengungsian.
“Kegiatan yang kami lakukan mengerahkan anggota Polsek Pamanukan dan polwan Polres Subang untuk memberi trauma healing kepada anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, trauma healing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para korban banjir, khususnya anak-anak yang rentan mengalami tekanan psikologis.






