Kang Rey juga menegaskan harapannya agar film ini tak sekadar menjadi tontonan, tetapi mampu memberi dampak positif bagi daerah.
“Bisa menyuguhkan hal menarik, bisa memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Subang,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, ia berharap “Sisa Waktu Senja” dapat menambah deretan karya berkualitas dari industri film nasional.
“Semoga bisa menjadi film yang besar, dan dinikmati, diminati oleh banyak penonton di Indonesia,” pungkasnya.
Dengan latar berbagai sudut Kabupaten Subang, film ini diharapkan semakin memperkenalkan keindahan, potensi, dan daya tarik daerah kepada masyarakat luas, sekaligus menegaskan Subang sebagai lokasi yang ramah bagi industri kreatif dan perfilman Indonesia.






