SUBANG, BuletinJabar.com — Rasa nyeri menusuk dari pinggang hingga perut, bahkan menjalar ke paha, sering kali menjadi alarm keras bagi tubuh, batu ginjal tengah menyerang. Meski ukurannya kecil, “kerikil” di ginjal ini bisa membuat penderitanya meringis kesakitan. Namun kini, kabar baik datang dari dunia medis, penanganan batu ginjal bisa dilakukan tanpa sayatan sedikit pun.
Kunci utama untuk terhindar dari batu ginjal ternyata sederhana, cukup minum air putih setiap hari. Menurut seorang dokter spesialis di RSUD Subang, hidrasi adalah “tameng pertama dan terbaik” dalam melawan pembentukan batu ginjal.
“Minimal delapan sampai sepuluh gelas air per hari membantu mengencerkan mineral dalam urine agar tidak mengkristal,” ujarnya.
Tanda paling mudah untuk mengetahui apakah tubuh kekurangan cairan bisa dilihat dari warna urine. Warna jernih atau kuning muda menandakan tubuh cukup cairan, sedangkan warna kuning pekat menandakan sudah saatnya menambah asupan air putih.
Selain cukup minum, pola makan juga berperan besar. Asupan garam berlebih bisa meningkatkan kadar kalsium dalam urine, sedangkan terlalu banyak mengonsumsi protein hewani seperti daging merah atau jeroan memicu pembentukan batu ginjal lebih cepat.
Bagi penderita batu kalsium oksalat, konsumsi bayam, teh pekat, dan cokelat sebaiknya dibatasi. Meski begitu, kalsium sehat dari susu rendah lemak tetap penting untuk menjaga keseimbangan mineral tubuh.
Tak hanya soal makanan dan minuman, gaya hidup aktif juga menjadi faktor pelindung ginjal. Bergerak secara rutin, menjaga berat badan ideal, serta tidak menahan buang air kecil adalah langkah sederhana namun efektif.





