“Alhamdulillah, tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun ada empat orang yang sempat terdampak secara psikologis karena merasa terancam. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor ke Damkar apabila menemukan kejadian serupa,” tambahnya.
Dalam operasi tersebut, tim yang diterjunkan berasal dari Pleton C dengan komandan pleton Wawan Kusniawan. Petugas rescue yang bertugas antara lain Cucu (Danru), Rudi (driver), Iik, dan Aditya, dengan dukungan satu unit kendaraan JA-11 serta satu anggota unsur bantuan Tempur.
Meski sempat terkendala kemacetan akibat aktivitas keluar masuk pegawai PT Taekwang di sekitar lokasi, proses evakuasi tetap berjalan lancar dan terkendali.Dede Rosmayandi menegaskan bahwa Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Subang akan terus siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga. Jangan ragu untuk menghubungi Damkar Subang, baik untuk kejadian kebakaran maupun non kebakaran,” pungkasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca kembang tersebut diamankan sesuai prosedur yang berlaku. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Subang.






