“Ini tahun 1993 (diperbaiki),” ujarnya warga.
Mendengar hal itu, Awonk tak bisa menyembunyikan keterkejutannya.
“1993? Berapa kali ganti Lurah? Ada 4 kali tapi jalan masih rusak,” ungkapnya.
Menanggapi video viral itu, Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Subang, Ahmad Amin, akhirnya angkat bicara. Ia memastikan bahwa perbaikan jalan Tegal Tangkil telah masuk dalam rencana anggaran.
“Sudah kami anggarkan Rp1 miliar di tahun 2026. Pak Bupati sudah memberikan perhatian khusus terkait infrastruktur di Kabupaten Subang. Pasti segera diperbaiki,” katanya.
Ironisnya, meski Kabupaten Subang telah beberapa kali berganti kepemimpinan, jalan rusak yang terakhir diperbaiki pada 1993 tersebut baru akan kembali “leucir” di era kepemimpinan Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. Warga pun berharap janji perbaikan kali ini benar-benar terwujud, bukan sekadar respons sesaat akibat viralnya keluhan di media sosial.






