Ia menambahkan bahwa pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan menjelang Lebaran, sehingga diperlukan kesiapsiagaan dari seluruh pihak.
“Berdasarkan pengalaman, menjelang Idul Fitri mobilitas masyarakat meningkat signifikan sehingga memerlukan kesiapsiagaan dari semua pihak agar semuanya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Kang Akur berharap melalui rapat koordinasi ini sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI/Polri, dan seluruh stakeholder semakin kuat sehingga potensi kerawanan dapat diantisipasi secara optimal.
“Melalui rakor ini saya berharap sinergi semakin kuat sehingga setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi, termasuk potensi bencana alam. Tujuannya agar masyarakat Kabupaten Subang maupun masyarakat yang melintas di wilayah Subang dapat merasa aman dan nyaman,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama perayaan Idul Fitri.
“Mari bersama kita jaga kondusivitas Kabupaten Subang. Keberhasilan pengamanan Idul Fitri merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat. Insyaallah di wilayah hukum Kabupaten Subang kita harapkan zero case, baik kecelakaan maupun kejadian yang merugikan masyarakat,” tutup Kang Akur.
Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah terkait.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Subang, jajaran Polres Subang, organisasi masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.







