“Setiap anak memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda. Tugas kami adalah menyediakan ekosistem yang memungkinkan potensi itu tumbuh. Karena itu, pembinaan akademik, karakter, kepemimpinan, keislaman, serta pengembangan minat dan bakat harus berjalan secara beriringan, misalnya melalui program 1 murid 1 prestasi terkurasi,” katanya.
Mengembangkan Potensi dari Subang
Dalam konteks pendidikan, jumlah prestasi memang menjadi salah satu indikator yang mudah terlihat. Namun, bagi SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja, capaian tersebut ditempatkan sebagai bagian dari proses yang lebih besar, yakni membentuk peserta didik yang memiliki kompetensi sekaligus karakter.
Pendekatan tersebut sejalan dengan arah pendidikan As-Syifa Boarding School yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pembinaan kepemimpinan, akhlak mulia, dan Al-Qur’an dalam lingkungan boarding school.
Capaian 495 prestasi juga menempatkan SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja dalam lanskap persaingan pendidikan yang lebih luas. Berangkat dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Subang, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan talenta peserta didik dapat tumbuh dari daerah dan berkompetisi di tingkat nasional.
Status sebagai Sekolah Unggulan Garuda Transformasi semakin memperkuat arah tersebut. Pengembangan potensi, prestasi, dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan masa depan menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan yang terus dibangun SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja.
Dengan capaian tersebut, SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja tidak hanya mencatatkan angka prestasi, tetapi juga menunjukkan proses pembinaan talenta yang terus dikembangkan dari lingkungan pendidikan di Kabupaten Subang menuju panggung prestasi yang lebih luas. (YHJ)






