Kesadaran KB Meningkat, 45 Warga Ciasem Manfaatkan Layanan IUD dan Implan Gratis

Kesadaran KB Meningkat, 45 Warga Ciasem Manfaatkan Layanan IUD dan Implan Gratis. (Foto: Agus Hidayat)

SUBANG, BuletinJabar.com – Kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga di Kabupaten Subang terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme warga Kecamatan Ciasem yang memanfaatkan layanan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang secara gratis.

Suasana Gedung PONED Puskesmas Ciasem, Kabupaten Subang, pada Senin pagi tampak berbeda dari biasanya. Puluhan ibu rumah tangga terlihat memadati area pendaftaran sejak pagi hari. Mereka datang untuk mengikuti layanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) berupa Implan dan IUD yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Ketahanan Keluarga (UPTD Dalduk dan PKK) Kecamatan Ciasem.

Bacaan Lainnya

Tercatat sebanyak 45 warga dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Ciasem mendaftarkan diri sebagai akseptor. Alat kontrasepsi jenis Implan dan IUD menjadi pilihan utama karena dinilai lebih praktis, aman, dan efektif untuk jangka waktu panjang, mulai dari tiga hingga sepuluh tahun.

Kepala UPTD Dalduk dan PKK Kecamatan Ciasem, Syafrudin Martanegara, mengatakan tingginya minat masyarakat pada tahun 2026 ini menjadi indikator keberhasilan program edukasi yang selama ini dilakukan.

“Antusiasme tahun ini luar biasa, bahkan melampaui target awal kami. Ini membuktikan bahwa warga Ciasem kini semakin peduli terhadap kesehatan reproduksi serta perencanaan masa depan anak-anak mereka,” ujar Syafrudin.

Ia menjelaskan, selain layanan pemasangan kontrasepsi secara gratis, para akseptor juga mendapatkan konsultasi kesehatan terlebih dahulu oleh tenaga medis untuk memastikan metode yang dipilih sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

“Edukasi tetap menjadi prioritas kami. Setiap peserta mendapatkan penjelasan lengkap mengenai manfaat, efek samping, serta perawatan pasca pemasangan agar program ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Melalui program jemput bola ini, UPTD Dalduk dan PKK berharap angka pertumbuhan penduduk dapat ditekan secara seimbang, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Subang. Program serupa rencananya akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai kecamatan agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan reproduksi yang merata.

Penulis : Agus Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *