RSUD Subang Berbagi Tips Makan Rendang dan Sate Saat Idul Adha Agar Kolesterol Tetap Aman

Tips Makan Rendang dan Sate Saat Idul Adha Agar Kolesterol Tetap Aman. (Foto: Ilustrasi/ BuletinJabar.com)

SUBANG, BuletinJabar.com — Momen Idul Adha identik dengan sajian lezat berbahan daging seperti rendang, gulai, dan sate. Meski menggugah selera, konsumsi makanan bersantan dan berlemak secara berlebihan tetap perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh.

Melalui edukasi kesehatan yang dibagikan RSUD Subang, masyarakat diimbau tetap bijak mengatur pola makan selama perayaan Idul Adha agar kesehatan tetap terjaga tanpa harus mengurangi kenikmatan hidangan khas lebaran.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, RSUD Subang menjelaskan bahwa kuah santan pada gulai maupun bumbu rendang menjadi salah satu sumber lemak jenuh yang perlu dibatasi konsumsinya. Masyarakat disarankan mengambil kuah secukupnya dan memilih bagian daging yang tidak terlalu berlemak.

Selain itu, bagian sate yang gosong atau menghitam juga sebaiknya dibuang sebelum dikonsumsi. Pasalnya, bagian yang hangus mengandung zat karsinogenik dan radikal bebas yang dapat memicu peradangan dalam tubuh.

RSUD Subang juga mengingatkan pentingnya memperhatikan cara memanaskan ulang makanan bersantan. Rendang dan gulai pada dasarnya mengandung lemak baik saat pertama dimasak, namun jika dipanaskan berulang kali, struktur kimianya dapat berubah menjadi lemak jenuh yang berpotensi memicu kolesterol tinggi.

“Usahakan masak dalam porsi secukupnya agar tidak sering dipanaskan,” tulis RSUD Subang dalam edukasi kesehatannya.

Untuk membantu menyeimbangkan asupan lemak, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah segar. Kombinasi acar seperti timun, wortel, dan bawang merah dinilai efektif membantu menetralkan lonjakan lemak dan gula darah setelah menyantap hidangan berat.

Buah-buahan seperti pepaya, melon, semangka, dan jeruk juga disarankan dikonsumsi sebagai pencuci mulut karena kaya serat dan baik untuk pencernaan.

Sementara untuk pilihan minuman, teh tawar hangat dan air mineral lebih dianjurkan dibanding minuman manis selama perayaan Idul Adha.

RSUD Subang turut mengimbau masyarakat yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau mengalami keluhan kesehatan setelah libur lebaran untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan di layanan spesialis penyakit dalam.

“POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD SUBANG siap membantu memantau dan menjaga kesehatan organ dalam Anda agar tetap prima,” tulis pihak RSUD Subang.

Dengan pola makan yang lebih bijak dan seimbang, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Idul Adha tanpa harus khawatir terhadap risiko kolesterol dan gangguan kesehatan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *