Tim Kesehatan Dinkes Subang Terobos Banjir Pantura, Dokter Naik Perahu Jemput Bola Layani Warga

Tim Kesehatan Dinkes Subang Terobos Banjir Pantura, Dokter Naik Perahu Jemput Bola Layani Warga. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com — Di tengah lumpur, genangan air, dan akses terputus akibat banjir Pantura, Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang tak tinggal diam. Pada 29 Januari 2026, mereka jemput bola langsung ke lokasi bencana, memeriksa dan mengobati warga terdampak banjir di Dusun Galian, Desa Patimban, wilayah kerja PKM Pusaka Nagara.

Banjir besar yang melanda kawasan Pantura Subang merendam ribuan rumah di sembilan kecamatan, memutus akses jalan dan memaksa tim medis mengubah cara kerja. Tak tanggung-tanggung, dokter dan tenaga kesehatan turun ke lapangan menggunakan perahu, menembus wilayah yang tak bisa dijangkau kendaraan darat.

Bacaan Lainnya

Langkah cepat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga terdampak banjir adalah prioritas utama.

“Dalam kondisi bencana seperti ini, kami tidak bisa menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Kami yang harus mendatangi mereka, meskipun harus menggunakan perahu. Ini bentuk tanggung jawab negara hadir di tengah warga,” tegas dr. Dwinan Marchiawati.

Menurutnya, banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga membawa dampak kesehatan serius, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, diare, hingga keluhan pada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *