JAKARTA, BuletinJabar.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menghadiri Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang digelar pada Senin (04/05/2026) di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Pertemuan strategis ini turut dihadiri para kepala daerah di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal implementasi Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2025 tentang pembentukan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), yang bertujuan mempercepat pembangunan serta penanganan infrastruktur perlindungan pesisir secara terpadu.
Acara dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BOPPJ. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan kawasan Pantura Jawa merupakan agenda penting yang telah lama direncanakan, namun baru kali ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara menyeluruh.
“Ini pertama kalunya kira hadirkan seluruh stakeholder yang terdampak langsung agar Pantura Jawa segera kita perkuat agar selamat dan semakin berdaya,” jelasnya.
Ia memaparkan sejumlah tantangan serius yang dihadapi wilayah pesisir utara Jawa, mulai dari penurunan muka tanah yang mencapai 1–20 cm per tahun, meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir rob dan gelombang pasang, hingga krisis air bersih. Selain itu, kawasan Pantura memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional dengan menyumbang sekitar 27 persen Produk Domestik Bruto (PDB), sekaligus menjadi tempat tinggal bagi jutaan penduduk.






