495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, SMAIT As-Syifa Wanareja Peringkat Pertama Jawa Barat

495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, SMAIT As-Syifa Wanareja Peringkat Pertama Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja mencatatkan capaian menonjol dalam peta prestasi pendidikan nasional. Berdasarkan data prestasi yang terkurasi dalam sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekolah tersebut membukukan 495 prestasi, sekaligus menempatkannya di peringkat pertama tingkat Jawa Barat dan masuk dalam 25 besar secara nasional.

Capaian tersebut memperkuat posisi SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja sebagai salah satu sekolah yang konsisten mengembangkan potensi dan talenta peserta didik. Prestasi yang diraih tidak hanya menjadi catatan penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Selain memiliki rekam jejak prestasi yang kuat, SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja juga dipercaya sebagai Sekolah Unggulan Garuda Transformasi. Status tersebut menjadi bagian dari ekosistem pengembangan talenta unggul yang diarahkan untuk mempersiapkan generasi berprestasi dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Bukan Sekadar Angka

Bagi SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja, angka 495 bukan sekadar deretan penghargaan. Di balik setiap capaian terdapat proses panjang yang melibatkan pembinaan, pendampingan guru, kerja keras peserta didik, dukungan orang tua, serta ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap murid untuk mengembangkan potensinya.

Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem pendidikan.

“Alhamdulillah, capaian 495 prestasi yang terkurasi Puspresnas ini tentu menjadi sesuatu yang kami syukuri. Namun, kami memandang prestasi bukan sebagai tujuan akhir pendidikan. Prestasi adalah bagian dari proses dan salah satu indikator bahwa ikhtiar pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil,” ujarnya.

Menurut Abdurahim, keberhasilan peserta didik tidak dapat dilepaskan dari lingkungan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *