SUBANG, BuletinJabar.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Subang, Senin (5/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Maruarar didampingi Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. Sejumlah agenda dilakukan, mulai dari meninjau kualitas rumah subsidi di Buana Subang Raya 2, melihat langsung rumah tidak layak huni penerima bantuan Program “Bedah Rumah Prabowo” di Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden, hingga meresmikan rumah susun di Yayasan Nur Ilmi Prawira, Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara.
Tinjau Rumah Subsidi Buana Subang Raya 2
Kunjungan diawali di Kelurahan Sukamelang dengan meninjau kawasan perumahan Buana Subang Raya 2.
Perumahan tersebut merupakan kawasan rumah subsidi yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Program 3 Juta Rumah pada era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Setibanya di lokasi, dilakukan penanaman pohon jenis Alstonia scholaris. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program 1 juta pohon Real Estate Indonesia yang dilaksanakan di area terbuka perumahan Buana Subang Raya 2.
Maruarar Sirait mengaku bangga melihat keberadaan perumahan subsidi yang dinilai memiliki lokasi strategis. Kawasan tersebut berada dekat dengan rumah sakit, sekolah, pusat perkotaan, hingga tempat kerja.
Tak hanya itu, kondisi air dan lingkungan perumahan juga menjadi perhatian. Menurutnya, salah satu keunggulan kawasan tersebut adalah ketersediaan air yang baik serta kondisi lingkungan yang tidak banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar juga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk membantu pembangunan masjid di kawasan perumahan tersebut.
Pihak pengembang menyatakan pembangunan masjid akan segera dilaksanakan dan ditargetkan selesai proses pembangunannya dalam dua bulan ke depan.
Adapun target pembangunan di kawasan Buana Subang Raya (BSR) mencapai sekitar 1.300 unit rumah. Dengan jumlah tersebut, kawasan ini diperkirakan akan dihuni sekitar 5.000 jiwa.
Melihat Langsung Rumah Warga Penerima Program Bedah Rumah
Dari Buana Subang Raya 2, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden.
Di lokasi tersebut, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey bersama Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung kondisi rumah milik Madi dan Rodiyatun.
Pasangan tersebut tinggal bersama tiga anak dan satu keponakan. Kondisi rumah mereka cukup memprihatinkan dengan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, mulai dari atap, dinding bambu yang sudah rusak, hingga kamar mandi yang tidak layak.
Rumah Madi menjadi salah satu penerima bantuan melalui Program “Bedah Rumah Prabowo”.
Selain rumah Madi, rumah milik Muniah di Desa Gambarsari juga akan mendapatkan perbaikan.
Atas bantuan tersebut, salah satu perwakilan masyarakat Desa Gambarsari menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Bupati Subang.
“Masyarakat gambarsari menghaturkan terima kasih.”
Resmikan Rusun Yayasan Nur Ilmi Prawira
Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara.
Di lokasi tersebut, Kang Rey mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait meresmikan rumah susun (rusun) Yayasan Nur Ilmi Prawira yang dibangun melalui bantuan Kementerian PKP.
Rusun tersebut terdiri dari dua lantai dengan empat unit barak dan mampu menampung hingga 82 orang. Bangunan tersebut berdiri di atas lahan seluas 1.508 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 576,8 meter persegi.
Sejumlah fasilitas tersedia untuk mendukung aktivitas para penghuni, di antaranya hunian barak, ruang pengelola, kamar mandi komunal, ruang wudhu, akses tangga utama, area cuci dan jemur, ground water tank, rumah pompa, tangga darurat, serta balkon.
Peresmian rusun ditandai dengan prosesi gunting pita dan penandatanganan prasasti oleh Menteri PKP bersama Bupati Subang.
Setelah prosesi peresmian, rombongan meninjau langsung ruangan yang digunakan para santri beserta berbagai fasilitas yang tersedia. Menteri PKP dan Bupati Subang juga berinteraksi dengan para santri serta pengelola Yayasan Nur Ilmi Prawira.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), BPKP, BP Tapera, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Subang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (YHJ)






