SUBANG, BuletinJabar.com – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang digelar di Subang Eye Center, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., dan menjadi bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang mengusung tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh.”
Program yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial RI, Sentra Terpadu Inten Soeweno, dan Dinas Sosial Kabupaten Subang ini menghadirkan layanan operasi katarak bagi masyarakat serta penyaluran bantuan sosial bagi kelompok rentan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, S.Kep., M.Si., menegaskan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di daerah.
“Upaya mewujudkan kesejahteraan sosial membutuhkan kolaborasi kuat dan berkelanjutan,” tuturnya.
Menurut Saeful, kegiatan operasi katarak diikuti oleh 200 peserta, sementara program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) menyasar 524 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Total dukungan anggaran dari Kementerian Sosial untuk Kabupaten Subang mencapai Rp1,4 miliar.
Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ia menilai program tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
“Operasi katarak dan ATENSI adalah bentuk nyata kehadiran Pemerintah dalam meningktakan kualitas hidup masyarakat khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Ini bukti kolaborasi Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat dalam fasilitasi kesehatan sehingga dapat memberi solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Kang Rey berharap masyarakat yang menerima layanan operasi katarak dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
“Dimanfaatkan sebaiknya dan menjadi penyemangat dalam hidup yang lebih produktif,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah pusat, provinsi, dan daerah saat ini memiliki kesamaan visi dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola negara benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Bapak ibu harus tahu, di masa Pak Prabowo, di masa Gubernur, dan Saya, kami memiliki visi yang sama, bagaimana uang rakyat harus jatuh ke masyarakat,” terangnya.
Sebagai bentuk implementasi visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur, renovasi sekolah, dan peningkatan layanan kesehatan.
“Kami Pemda fokus membenahi jalan, infrastruktur sekolah. Tahun ini sudah 35 Milyar untuk renovasi sekolah, 200 M membangun jalan, dan sarana kesehatan,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Kang Rey kembali menegaskan bahwa berbagai program bantuan yang disalurkan pemerintah pada dasarnya merupakan bentuk pengelolaan dana masyarakat yang dikembalikan untuk kepentingan publik.
“Mengembalikan apa yang sudah dibayarkan oleh masyarakat. Meskipun ini judulnya bantuan, sedikit banyak ada uang bapak ibu yang dikelola negara dan dikembalikan,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia senilai Rp1.402.081.000 kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang diterima langsung oleh Bupati Subang. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 724 penerima manfaat dan mencakup berbagai bentuk dukungan melalui program ATENSI, mulai dari alat bantu disabilitas, perlengkapan sekolah, kursi roda, hingga bantuan usaha gorengan keliling.
Acara ini turut dihadiri jajaran Kementerian Sosial RI, Asisten Daerah Kabupaten Subang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Forkopimcam Subang, serta ratusan penerima manfaat yang hadir secara langsung.






