Debit Sungai Cikembang-Citombe Turun 60 Persen, Dirut Perumda TRS : Pasokan Masih Aman

Dirut Perumda TRS Lukman Nurhakim saat meninjau UPA Tanjungsiang. (Foto: YHJ/ BuletinJabar.com)

Karena itu, operator UPA Tanjungsiang diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan proses produksi berjalan secara maksimal.

Perumda TRS juga mulai mengantisipasi kondisi yang lebih berat apabila hujan tidak kunjung turun dalam waktu dua bulan ke depan.

Bacaan Lainnya

Jika debit sungai terus menyusut, ketersediaan air baku dikhawatirkan tidak lagi mampu menopang kebutuhan produksi.

“Kalau dua bulan ke depan tidak ada hujan dan debit terus menurun, ini bisa menjadi persoalan serius,” ujar Lukman.

Ia menyebut kondisi Sungai Cikembang dan Citombe saat ini berbeda dibandingkan lima hingga sepuluh tahun lalu. Perubahan kondisi alam di wilayah tersebut dinilai turut memengaruhi ketersediaan sumber air.

“Kalau melihat hari ini, debitnya berkurang. Bisa sampai sekitar 60 persen,” katanya.

Meski demikian, Perumda TRS memastikan produksi air untuk sementara masih dapat dipertahankan.

“Untuk kondisi produksi ini masih cukup, hanya memang kondisinya cukup mengkhawatirkan. Kami waspada dan siaga kalau debit terus menurun,” pungkasnya. (YHJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *